Cara Membaca Neraca

Cara  Membaca Neraca

Sekarang, simak neraca PT. Niagara Sejati untuk mendapatkan gambaran umum tentang posisi keuangan. Dari pengamatan sekilas, seharusnya anda dapat mengetahui jumlah aset yang dimiliki perusahaan dan bagaimana asset tersebut didanai. Jadi, dalam hal ini apa yang kita amati pertama kali adalah berapa besarnya atau jumlah sisi kanan (utang dan modal) dan sisi kiri neraca (aset). Selanjutnya, lakukan pengamatan terhadap jumlah aset total dan sub-totalnya termasuk aset-aset terbesar serta bagaimana asset tersebut didanai oleh utang dan modal. Karena biasanya laporan keuangan disajikan berurutan, yaitu beberapa tahun untuk tujuan perbandingan, maka amati juga adanya perubahan-perubahan yang ada , khususnya perubahan yang mencolok, dalam kurun waktu tersebut. Adakah perubahan yang mencolok, misalnya bila ada perubahan dalam aset total, amati juga apakah ada perubahan yang berarti pada aset-aset yang lain, seperti aset lancar, aset tetap, atau aset yang lain. 

Dengan langkah yang sama, amati juga kemungkinan adanya perubahan-perubahan dalam utang dan kewajiban. Misalnya, amati apakah utang total atau modalnya juga berubah. Kalaupun ada perubahan, periksa lagi apakah utang jangka pendek dan utang jangka panjang juga mengalami perubahan berarti. Bila ada, bandingkan tingkat perubahan tersebut dengan tingkat perubahan pada asset. 

Sekarang kita mencoba untuk melangkah dan melakukan pengamatan lebih jauh lagi. Misalnya, bila perusahaan mencatat adanya kenaikan penjualan tahun 2003, maka mau tidak mau kenaikan penjualan tersebut akan memiliki dampak terhadap beberapa perkiraan yang ada di neraca. Jelasnya, bila penjualan naik, piutang dagang pun juga akan naik secara proporsional, demikian juga dengan besarnya tingkat persediaan dan asset tetap yang ada diperusahaan . Semua ini merupakan cerminan langsung dari adanya kenaikan dalam penjualan tersebut. Kondisi yang tidak jauh berbeda juga akan dialami atau terjadi bilamana penjualan yang terjadi justru mengalami penurunan. Hal yang perlu diperhatikan atau dicermati adalah bila ternyata terjadi ketidaksesuaian perubahan. Misalnya, bila persediaan barang mengalami penurunan, maka utang lancar juga seharusnya mengalami penurunan. Jadi dalam perkiraan-perkiraan neraca, memang ada keterkaitan antara satu perkiraan dan perkiraan yang lain. Contoh lain adalah utang lancar harus berubah mengikuti perubahan yang terjadi pada aset lancar, sementara utang jangka panjang mengikuti pola perubahan aset tetap. 

Setelah pengamatan terhadap neraca dirasa cukup, yaitu dengan menekankan pada konsep dasar adanya konsistensi antara perkiraan-perkiraan neraca dan aktivitas operasi perusahaan, selanjutnya adalah mengamati perkiraan yang sama dalam laporan aliran kas. Tetapi, sebelum melangkah lebih jauh, ada 2 hal yang harus diingat dan dijadikan patokan . yaitu (1) kenaikan dalam perkiraan aset berarti ada pengeluaran kas, dan sebaliknya setiap ada penurunan nilai aset berarti ada peningkatan kas, dan (2) kenaikan dalam utang lancar dan modal berarti menghasilkan kas, sementara penurunan utang lancar dan modal bearti terjadi pengeluaran kas. 

Berikutnya adalah pengamatan terhadap perkiraan-perkiraan dalam aset yang dapat mempengaruhi aliran kas. Untuk itu, lakukan pengamatan seperti halnya pada saat melakukan pemeriksaan terhadap komponen utang dan modal. Kemudian, amati apakah ada perubahan dalam posisi akhir kas perusahaan, yaitu apakah ada surplus atau kelebihan atau justru penurunan nilai kas (defisit). Pada pengamatan awal ini, setidaknya anda sudah dapat memahami bagaimana posisi keuangan perusahaan anda. Artinya, apakah perusahaan meemiliki dana atau uang yang cukup atau justru mengalami kekurangan atau distorsi kas. Pada pengamatan awal ini, setidaknya anda sudah memahami bagaimana posisi keuangan perusahaan. 

Dari pengamatan neraca dan aliran kas tersebut, minimal ada beberapa hal yang sudah harus anda mengerti. Beberapa hal tersebut antara lain adalah : 

1. Berapa besar perusahaan yang anda amati 

2. Berapa besar asset yang dimiliki dan bagaimana asset tersebut didanai oleh utang dan modal 

3. Adakah perubahan mencolok baik dalam perkiraan asset maupun utang 
Bangalex
Bangalex Memberi sumber materi untuk belajar secara online dan gratis

Tidak ada komentar untuk "Cara Membaca Neraca"